Jujur, sampai saat ini kadang masih gak nyangka, Gunung Bromo yang sudah masuk bucket list aku sejak lama, finally bisa tercoret juga tahun ini. Bahagia, sedih karena terharu, semuanya benar-benar terasa ketika aku sampai disana, ya di Puncak Sunrise Point Bromo, saat aku bisa langsung menyaksikan matahari terbit dan melihat seluruh keindahan sekitarnya, it’s like a dream come true. Pengen nangis sebenernya, tapi takut dibilang lebay hehe. Semua orang punya impian, cita-cita, tujuan dan targetnya masing-masing, and this is main, I mean ya, inilah bucket listku atau kebanyakan orang menyebutnya wish list, tapi aku lebih suka menyebutnya bucket list hehe and my bucket list is to travel more and more often.





Perjalanan
menuju Gunung Bromo dari Kota Malang memerlukan waktu kurang lebih 3 jam, aku
dan 2 orang partner travelku join open trip, awalnya sempet mikir, gimana ya
rasanya ikut open trip? Tripnyakan pasti disatuin sama peserta trip lain, seru gak ya?
Atau malah sebaliknya? Tapi apa daya hehe, kalo ngambil private trip budgetnya
tentu lebih mahal, and finally nekad juga ikut open trip. Bisa tebak gak gimana
rasanya open trip? Disatuin sama peserta trip lain yang otomatis belum kita
kenal, dan sebenarnya ini semua diluar dugaan sih hehe, trip kali ini serunya
pake banget. Very happy pastinya bisa ketemu orang-orang baru yang baik dan
seru, ditambah guidenya yang super friendly, this is really the perfect trip
for me.

Semakin
dekat jarak menuju Gunung Bromo, dingin otomatis semakin terasa, dan kesalahan
besar aku ditrip kali ini adalah, jaket aku kurang tebel hehe. Dinginya parah
sih, apalagi buat aku yang bukan anak gunung alias jarang banget ngetrip ke
Gunung, jangan lupa guys pake jaket tebel, sarung tangan, kaos kaki plus kuplu
biar gak kedinginan. Saat sampai di sunrise point Bromo, guidenya langsung
ngarahin kita ke sebuah warung, hampir semua warung disini menyediakan tungku
api kecil untuk pengunjung agar bisa menghangatkan diri. Lama-lama aku
tersadar, bahwa warung-warung kecil yang berjajar disekitaran Sunrise Point
Bromo ini adalah warung diatas awan yang sering banget aku llihat di sosmed,
jadi makin terharu deh akhirnya bisa kesini.
Setelah
sholat shubuh, kami berjalan menuju spot yang lebih dekat lagi dengan sunrise
point, dimana kita bisa langsung menyaksikan seluruh keindahan Bromo. Dari spot
ini juga kita bukan hanya bisa melihat Gunung Bromo saja, tapi juga macam-macam
Gunung, seperti Gunung Semeru, Gunung Batok dan lain-lain. I am so grateful,
cuaca di Bromo saat aku trip benar-benar mendukung, padahal bulan desember
biasanya masuknya musim hujan. I can’t say many words about Bromo actually, I
was very speechless karena keindahannya, dari mulai sunrise pointnya, spot-spot
area bawah Bromo seperti Bukit Widodoren, Pasir berbisik, Kawah Bromo dan yang
lebih spesial adalah Padang Savana dan Bukit Teletubis yang memiliki view layaknya
di Negeri dongeng, disana juga kita bisa menikmati kuliner bakso khas Malang
dengan view yang tidak biasa.







Tips
dari aku untuk temen-temen yang mau trip ke Bromo, baik yang mau ambil open
trip atau private trip, cari agensi trip yang benar-benar terpercaya ya guys,
dan kita juga harus benar-benar teliti sama include dan exclude dari agensi trip yang kita
pilih. Cari agensi trip yang meeting pointnya dari Kota Malang, biar kalian gak
usah ribet lagi cari transportasi pulang pergi, apalagi kebanyakan trip Bromo midnight trip atau trip yang dimulai tengah malem, agar pengunjung nantinya bisa menikmati sunrise.
Selain
itu, bagi kalian yang mau dapet foto-foto keren, kalian bisa pilih agensi trip
yang include dokumentasi. Biasanya harga open trip yang mencakup hampir keseluruhan
seperti transportasi PP, BBM, tiket masuk, dokumentasi dan lain-lain berkisar
200 rban lebih sampai 400 rb. Semakin harga naik, semakin agensi trip tersebut
memiliki kelebihan lain, seperti dokumentasi premium, supir dan guidenya yang
berbeda dan lain-lain. Nah, kisaran harga
yang aku jelasin diatas itu untuk one day trip, jadi untuk temen-temen yang mau
nginep di Bromo atau tripnya lebih dari satu hari, harganya otomatis akan
lebih tinggi.
Siapapun
yang bermimpi untuk berkunjung ke Gunung Bromo, semoga secepatnya ya, Aamiin. Please
keep the place clean when u visit :)